Statistik Aborsi, Kasus Aborsi Meningkat Setiap Tahun di Dunia

Kasus Aborsi di Indonesia, statistik kasus aborsi semakin meningkat di Dunia. Frekuensi terjadinya aborsi sangat sulit dihitung secara akurat, karena tindakan aborsi sangat sering terjadi dimanapun. Lain jika terjadi komplikasi, sehingga perlu perawatan di Rumah Sakit dan ada tindakan medis lebih lanjut.

Secara umum, data yang ditemukan memang benar dan kebanyakan dari tindakan ini dilakukan oleh seorang remaja dan sudah direncakan setelah mengalami kehamilan diluar kehendak.

statistik kasus aborsi meningkat

Data Statistik Kasus Aborsi Meningkat di Dunia

Berdasarkan perkiraan dari BKBN; informasi pendataan kasus aborsi yang terjadi di kesuluruhan negara kian meningkat setiap tahunnya termasuk di wilayah Indonesia. Dengan begitu, sudah jelas angka kematian akibat aborsi sulit untuk diberhentikan dan sudah menjadi bagian dari rencana.

Jumlah kematian karena aborsi melebihi kematian perang manapun

Data statistik mengenai kasus aborsi di luar negeri, khususnya di Amerika. Dikumpulkan oleh dua badan utama, yaitu Federal Centers for Disease Control (CDC) dan Alan Guttmacher Institute (AGI).

Hasil pendataan mereka menunjukkan bahwa jumlah kasus aborsi di Amerika paling besar, sampai lebih banyak dari jumlah aborsi yang terjadi dinegara manapun.

Sebagai gambaran, jumlah kematian orang Amerika dari tiap-tiap perang adalah:

1. Perang Vietnam – 58.151 jiwa
2. Perang Korea – 54.246 jiwa
3. Perang Dunia II – 407.316 jiwa
4. Perang Dunia I – 116.708 jiwa
5. Civil War (Perang Sipil) – 498.332 jiwa

Secara total, dalam sejarah dunia, jumlah kematian karena aborsi jauh melebihi jumlah orang yang meninggal dalam semua perang jika digabungkan sekaligus.

Jumlah kematian karena aborsi melebihi semua kecelakaan

Menurut James K. Glassman dari The Washington Post pada tahun 1996, jumlah kematian akibat aborsi kandungan 10 kali lebih banyak daripada semua kecelakaan yang masih ditambah kasus bunuh diri maupun pembunuhan.

Data kecelakaan di Amerika menunjukkan:

1. Kecelakaan karena jatuh – 12.000
2. Kecelakaan karena tenggelam – 4.000
3. Kecelakaan karena keracunan – 6.000
4. Kecelakaan mobil – 40.000
5. Bunuh diri – 30.000
6. Pembunuhan – 25.000

Jumlah kematian karena aborsi selalu melebihi kematian karena kecelakaan, bunuh diri ataupun pembunuhan- di seluruh dunia.

Jumlah kematian karena aborsi melebihi segala penyakit

Daniel S. Green dari Washington Post mengatakan bahwa pada tahun 1996, di Amerika setiap tahun ada 550.000 orang yang meninggal karena kanker dan 700.000 meninggal karena penyakit jantung.

Jumlah ini tidak seberapa dibandingkan jumlah kematian karena aborsi yang mencapai 2 juta jiwa bahkan lebih di Amerika.

Secara keseluruhan, aborsi adalah penyebab kematian yang paling utama dibandingkan kanker maupun penyakit jantung di seluruh dunia.

Warning !! Maka berhati-hatilah ketika melakukan tindak aborsi dengan pemakaian obat palsu dan berbahaya, dimana dapat mengancam sampai kematian. Hubungi admin atau penjualnya dengan memastikan untuk memberi pelayanan aborsi kandungan aman.