Aborsi Aman Menjadi Pilihan Utama

Saat mengalami kehamilan tidak diinginkan, wanita hanya ada satu solusi yaitu Aborsi Aman menjadi pilihan utama. Proses menggugurkan kandungan/kehamilan inipun harus benar-benar aman dan tepat agar tidak membahayakan diri sendiri. Situasi KTD atau Kehamilan Tidak Diinginkan sebenarnya sangat umum dialami perempuan. Setiap perempuan yang masih produktif memiliki kemungkinan mengalami kehamilan tidak direncanakan, setidaknya 1 dari 4 prempuan pernah mengalami KTD sepanjang hidupnya, entah karena kekerasan seksual maupun karena penyebab lain yang lebih umum; misalnya saja kegagalan kontrasepsi. Menggunakan kontrasepsi memang tentu sangat dianjurkan untuk mencegah kehamilan tidak direncanakan. Akan lebih baik lagi kalau bisa menggunakan kombinasi beberapa metode sekaligus. Sayangnya, sampai sekarang masih belum ditemukan metode kontrasepsi dengan tingkat keberhasilan 100%. Contohnya saja, vasektomi dan tubektomi yang dikenal paling efektif ternyata hanya memiliki tingkat efektivitas 99%. Ini berarti, setelah divasektomi maupun tubektomi, masih ada kemungkinan 1 dari 100% kejadian mengalami kehamilan.

aborsi aman menjadi pilihan utama

Mengapa Aborsi Aman Menjadi Pilihan Utama ?

Ketika kehamilan tidak diinginkan terjadi, perempuan sering kali menjadi pihak yang paling terbebani. Secara psikologis merekalah yang merasakan kesedihan, kebingungan, bahkan mungkin kemarahan yang dapat berujung pada depresi jangka panjang. Rasa terbebani itu juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik perempuan selama hamil. Padahal, secara fisik, kehamilan membutuhkan persiapan serius agar perempuan serta kandungannya tetap aman dan sehat.

Lalu apa yang bisa perempuan lakukan saat mengalami kehamilan tidak direncanakan ? Pertama, tentu saja perempuan bisa meneruskan kehamilannya dan membesarkan anaknya, baik dengan pasangan atau tanpa pasangan. Kedua, perempuan bisa meneruskan kehamilan untuk menyerahkan anaknya pada pihak yang bisa dipercaya setelah dilahirkan lalu di adopsikan. Ketiga, tentu saja perempuan bisa menunda dulu kehamilannya melalui proses aborsi aman.

Kenapa dan dalam situasi apa perempuan membutuhkan aborsi aman ? Apakah hanya dalam situasi kehamilan tidak diinginkan saja ? Pada dasarnya aborsi aman adalah hak asasi perempuan sebagai pihak yang paling dirugikan dalam situasi kehamilan tidak diinginkan. Lho, lalu bagaimana dengan kandungannya sendiri ? Sebelum usia kehamilan 24 minggu, janin tidak dapat dilahirkan karena tidak akan bertahan hidup. Dengan kata lain, sebelum itu janin sepenuhnya bergantung pada tubuh perempuan yang menjadi inangnya. Karena itu, wajar jika kita menempatkan perempuan sebagai pihak yang diprioritaskan kepentingannya. Aborsi aman bisa diakses jika ia tidak mampu meneruskan kehamilannya, baik secara psikologis maupun secara fisik.

Ingat, semua anak berhak dilahirkan dalam keadaan diterima dan dicintai oleh lingkungannya. Karena itu, jika perempuan memang belum siap untuk melahirkan dan menerima keberadaan seorang anak, maka tidak ada salahnya mencoba mengakses aborsi aman sebagai salah satu solusi. Terutama dengan usia kehamilan di bawah 24 minggu atau bila kehamilan tersebut dapat membahayakan nyawa perempuan tersebut.

Lalu apa yang bisa perempuan lakukan untuk mendapatkan aborsi aman ? Dengan mengakses aborsi aman perempuan dapat menghentikan kehamilannya dengan cara-cara yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO yaitu dengan aspirasi vakum atau dengan Cytotec Misoprostol. Misoprostol sendiri pada awalnya dikembangkan sebagai obat tukak lambung, jadi tentu saja misoprostol aman digunakan bagi perempuan untuk menghentikan kehamilan. Apalagi, misoprostol sendiri dapat digunakan di rumah sehingga privasi mereka juga tetap terjaga Memang tetap ada kemungkinan terjadi komplikasi, tapi hanya sebesar 1% dan dengan penanganan tepat keselamatan perempuan masih tetap terjamin.

Lalu apakah perempuan bisa hamil lagi setelah melakukan aborsi aman ? Tentu bisa. Bahkan 3 minggu setelah tindakan, perempuan bisa saja langsung memasuki masa subur kembali. Jadi ingat selalu untuk menggunakan kontrasepsi saat berhubungan seksual jika memang belum berencana untuk hamil meskipun kamu baru saja melakukan aborsi aman.

Demikian kami sampaikan melalui artikel yang berjudul “Aborsi Aman Menjadi Pilihan Utama“, jika tidak berkeinginan untuk hamil gunakan langkah aman untuk menghindari tindakan aborsi.

Jual Obat Aborsi © 2011 PESAN SEKARANG !!
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.